• 9849123456
  • admin@tourdesingkarak.info
  • Padang, Sumatra Barat, Indonesia

Warga Padang Antusias Sambut TDS

warga-tdsWalau hanya melewati Kota Padang untuk beberapa waktu, warga sambut antusias rombongan pebalap. Hal itu diperkirakan karena penutupan jalan tidak begitu lama, dan efek dari sosialisasi yang sangat jelas. Untuk menghindari terjebak penutupan jalan pada TDS2016 ini, warga melintasi jalur sebelum jadwal penutupan dan sesudah penutupan.

Ada beberapa warga yang mengisi waktu dengan duduk di kafe, ataupun menonton secara langsung iven internasional tahunan ini.

TDS kali ini melewati START PANTAI CAROCOK-Tugu Uha – Jl. Abdul Muis – Jl. Prof Dr. Hamka – Tugu Uha – Bukit Putus – Terminal Sago – Bayang – Tarusan – Barung barung belantai – Teluk Kabung – Bungus – Bukit Lampu – Teluk Bayur – Gran Zuri – Simpang Kandang – Kantor Gubernur Sumbar – Simp. DPRD – Simpang Bandara – Simpang Tugu Ikan -Simpang By Pass – Simpang Padusunan – Simpang Cubadak Air – Simpang Apar – Simpang Tugu Tabuik – Simpang Terminal – Gapura Pantai Kata-FINISH PANTAI GANDORIAH

Dari pantauan tim sosmed, hingga hari ini hanya sedikit terjadi kekesalan warga. Beberapa akun hanya membahas secara umum, seperti iven yang menganggu lalu lintas, keterlambatan jadwal, tidak dilibatkannya unsur lokal dalam iven.

Namun kekesalan itu tidak mendapatkan respon sendiri, karena beberapa akun tersebut berlokasi tidak di daerah Sumatera Barat. Sedangkan tidak dilibatkannya unsur lokal dalam TDS terbantahkan dengan adanya sosialisasi tentang keterlibatkan unsur kesenian lokal dan khas daerah pada opening dan lokal entertainment sebelum star dan sesudah finish.

Sedangkan keterlambatan jadwal, tidak begitu berpengaruh karena tidak tidak terlalu lama. Umumnya keterlambatan hanya terjadi beberapa menit. Pada pembukaan diumumkan tim media lokal hanya 45 menit. Hal itu juga faktor teknis akibat kerusakan kendaraan dan kecelakaan kendaraan lain di jalur TDS. “Ini sama dengan pesta pernikahan, ndak ada piring yang pecah ketika alek. Baralek saja memakan badan jalan, Apalagi iven internasional. Kalau kita dukung, daerah kita makin terkenal,” sebut Upik, salah satu warga.

Warga juga berharap agar tidak adanya ujaran kebencian dalam sosial media akibat iven Tour de Singkarak. Hal ini sama saja dengan menjelekan diri sendiri. “Membuang ludah ke langit, yang kena kita sendiri,” tambah warga lainnya.

Mari kita dukung, iven Tour de Singkarak dengan tanda pagar #TDS2016. Semakin tinggi News Value (nilai sosialisasi) tentang TDS, semakin diminati sponsor dan makin lebih baik tahun berikutnya.

Tags :