• 9849123456
  • admin@tourdesingkarak.info
  • Padang, Sumatra Barat, Indonesia

Pembalap Indonesia Akhirnya Naik Podium

mmc

Pembalap Indonesia, Dadi Suryadi asal Pegasus Continental Cycling Team akhirnya berhasil naik podium di etape ketiga Tour de Singkarak 2014, Senin (9/6/2014).

Pada etape yang berjarak 100 km dari Lima Puluh Kota hingga Tanah Datar ini, Dadi berhasil masuk finish di tempat kedua.

Waktu yang dihasilkannya 2 jam 32 menit 59 terpaut lima detik dengan posisi teratas Ramin Mehrbaniazar asal tim Pishgaman Yazd asal Iran.

Podium ketiga dihasilkan Sho Hatsuyama dari Japan Cycling Federation dengan catatan waktu yang sama dengan Dadi.

Masuknya Dadi ke Top 3 di etape ini membuatnya naik ke posisi tujuh klasemen umum sementara dengan total waktu 7 jam 56 menit 18 detik. Sebelumnya dia menempati posisi kesembilan.

Sementara, untuk pimpinan puncak klasemen umum, Arvin Moazemi Godarzi Pishgaman Yazd yang kemarin berhasil menyabet semua jersey tergeser ke posisi kedua oleh rekan setimnya Amir Zargari, dengan selisih waktu 1 menit 25 detik. Amir sendiri mencatatkan waktu tercepat 7 jam 51 menit 36 detik dan berhak atas kaus Kuning.

Untuk perebutan jersey, kaus polkadot untuk raja tanjakan diberikan kepada Ramin. Dia mencatatkan total poin 20.

Sedangkan untuk kaus Hijau khusus pemenang sprint jatuh kepada Arvin dengan hasil 15 poin. Sementara untuk kaus Merah Putih yang diberikan untuk pembalap Asia Tenggara tercepat, kembali jatuh ke tangan Dadi.

Setelah mendapatkan jersey Merah Putih di etape kedua, Dadi memang mengatakan akan mencoba strategi baru untuk bisa mempertahankan kaus tersebut. Dia mengaku akan bertahan di rombongan terdepan, untuk bisa merebut tanjakan (KOM).

“Strateginya memang sebenarnya lebih betahan di rombongan terdepan saja. Mungkin tadi agak ke kurung, tapi ada pembalap yang crash di KOM ketiga, hingga terbantu karena rider berkurang,” ucapnya saat preskon usai balapan.

Pada balapan kemarin, sebenarnya Dadi masuk dalam rombongan kedua, tapi karena ada tiga pembalap yang mengalami kecelakaan di tanjakan ketiga, membuat Dadi akhirnya bisa menangkap rombongan terdepan 400 meter sebelum garis finish dan berhasil mengambil tempat kedua.

Etape keempat hari ini (10/6/2014) dari Bukit Tinggi menuju Agam akan menjadi salah satu etape terpanjang di TdS kali ini, dengan jarak 165 km. Jalur ini akan melalui tanjakan level satu yakni tanjakan tertinggi di kelok 44.

Menurut Direktur perlombaan Sondi Sampurno, kemungkinan di etape ini akan kembali banyak pembalap berguguran. Karena melihat medan, Sondi mengaku rute tersebut akan menjadi salah satu medan terberat.

“Besok selain rutenya jarak jauh, para pembalap akan menghadapi KOM tertinggi. Tapi untuk beberapa pembalap yang sudah sering ikut TdS, khususnya para climber pasti sudah hapal dengan rute ini,” ujarnya.

Menurut dia, kemungkinan untuk pembalap Indonesia, yang berpeluang untuk naik adalah Tonton Susanto. Rekan Dadi di Pegasus ini, ujar Sondi sangat apal dengan rute kelok 44 yang merupakan tanjakan ketiga.

Sementara itu, Dadi mengaku secara umum timnya sejauh ini memang mengandalkannya. Dia mengaku timnya mendukung dirinya dan berusaha mendorong untuk bisa mengambil posisi terdepan lagi untuk mempertahankan posisi 10 besar.

SUMBER : pikiran-rakyat.com –┬áSenin, 09/06/2014 – 17:47