• 9849123456
  • admin@tourdesingkarak.info
  • Padang, Sumatra Barat, Indonesia

Pebalap Sepeda Indonesia Belum Mampu Rebut Posisi

ttdsing

Pebalap sepeda Indonesia belum mampu merebut posisi tiga teratas etape pertama Tour de Singkarak 2014. Bahkan, hanya dua pebalap Indonesia yang mampu menembus 10 besar.

Aiman Cahyadi dari tim nasional (timnas) dan mantan pebalap timnas Dadi Suryadi yang kali ini memperkuat Tim Pegasus yang merupakan satu-satunya tim kontinental asal Indonesia hanya menempati posisi keempat dan keenam.

Mereka sebenarnya berada dalam rombongan delapan pebalap terdepan hingga jelang 5 km, kemudian tersalip. Kendati jarak masih dekat, pebalap Jepang Uchima Kohei berhasil melepaskan diri dan menjadi yang terdepan.

Uchima dari tim Jepang Cycling Federation akhirnya merebut kaus kuning pertama, dia mencatatkan waktu tercepat dua jam 11 menit 51 detik atau terpaut tiga detik dari periah podium kedua dan ketiga Yousif Mohamed Ahmed Mirza Alhammdi dari tim nasional Uni Emirat Arab, serta Oscar Pujol Munoz dari tim Skydive Dubai yang masing-masing menghasilkan waktu 2 jam 11 menit 54 detik.

Uchima sebenarnya pernah mengikuti TdS 2010 lalu, namun ketika itu hasil yang dicatatkannya tidak bisa membawanya merebut juara etape. Dia pun mendapatkan hadiah uang sebesar Rp 21,85 juta.

“Ini menjadi kemenangan pertama buat saya, tentu senang akhirnya bisa merebut juara. Meskipun di etape berikutnya tantangan akan lebih berat, namun saya akan mencoba mempertahankan kaus kuning ini,” katanya usai balapan.

Pada etape pertama yang menempuh jarak 98,5 km dengan rute Padang Pariaman menuju Pariaman ini, lintasan belum melewati jalur tanjakan. Dari tiga kali kesempatan spint diri lintasan landai di etape ini, Yousif berhak atas kaus hijau karena berhasil menjadi yang tercepat dengan total poin 12.

“Ini menjadi raihan yang menyenangkan buat saya, apalagi saya gagal menjadi yang tercepat. Target jangka pendek saya, akan coba mempertahankan kaus hijau ini sambil mencoba mencuri kaus kuning,” kata Yousif.

Sementara itu, Aiman yang menempati posisi keempat dalam klasemen umum, berhak atas kaus Merah Putih yang merupakan jersey yang diperuntukkan bagi pebalap Asia Tenggara tercepat. Catatan waktunya mengalahkan Dadi dengan pautan waktu empat detik. Dadi sendiri menghasilkan waktu 2 jam 11 menit 58 detik.

Balapan hari pertama secara keseluruhan berlangsung sukses, namun hanya saja para pebalap mengeluhkan suplai air yang terlambat diberikan tim logistk kepada mereka ketika perlombaan berlangsung. Hal itu diakui oleh semua juara membuat mereka sempat kehausan ketika di jalan.

Berdasarkan pemantauan “PR” Online kondisi jalan yang sempit membuat tim logistik kesulitan untuk menyalip mobil tim untuk memberikan air, akibatnya air baru bisa diberikan ketika melewati jalanan yang cukup lebar.

Etape kedua TdS 2014 pada Minggu (8/6/2014), akan menempuh jarak 123,5 km dari Pasaman hingga Pasaman Barat. Etape kedua merupakan etape pertama yang akan memperebutkan kaus polkadot pada TdS 2014.

SUMBER : pikiran-rakyat.com – Sabtu, 07 Juni 2014 | 19:21 WIB