• 9849123456
  • admin@tourdesingkarak.info
  • Padang, Sumatra Barat, Indonesia

KRITSADA CHANGPAD MENJADI TERCEPAT DI ETAPE V

BELUM ADA PEBALAP DOMINAN DI TDS 2016
Pariaman, Sumatera Barat – Kejuaraan balap sepeda internasional Tour de Singkarak (TdS) 2016 yang didukung penuh Kementerian Pariwisata berlangsung dengan ketat. Terbukti hingga etape lima yang finis di Pantai Gondoriah, Pariaman, Rabu juaranya selalu bergantian.
Di etape terpanjang kejuaraan yang masuk kalender UCI dengan jarak tempuh 153,1 km, Kritsada Changpad yang memperkuat Singha Infinite Cycling Team Singapura menjadi yang tercepat dengan membukukan catatan waktu 03:38:44 atau unggul dua detik dengan pebalap yang finis diurutan kedua yaitu Samuel Volkers dari Data #3 Cisco Australia.
Untuk etape sebelumnya, sang juara selalu bergantian. Etape pertama direbut Dylan Newberry dari Data#3 Cisco, etape kedua direbut Rahim Emami dari Pishgaman Cycling Team, etape tiga direbut Ricardo Garcia dari Kinan Cycling Team dan etape empat direbut Amir Kolahdouz dari Pishgaman Cycling Team.
Meski belum ada pebalap yang dominan, untuk posisi pemimpinan klasemen atau pemegang yellow jersey hingga etape lima tetap dipegang oleh Amir Kolahdouz dari Pishgaman Cycling Team Iran dengan total catatan waktu 16:00:15. Pebalap dengan nomor satu ini juga tetap memegang green jersey maupun polkadot jersey.
Belum adanya pebalap yang dominan tidak lepas dari bermain amannya Amir Kolahdouz maupun pebalap pemegang red white jersey yaitu Dadi Suryadi di etape yang didominasi lintasan datar ini. Hal itu dibuktikan dengan keduanya hanya berada dirombongan besar kedua.
“Hari ini kami memang menyimpan tenaga untuk mempertahankan jersey yang saat ini sudah kami pegang. Makanya kami tidak berada didepan di etape ini,” kata Amir Kolahdouz usai perlombaan.
Hal sama dikatakan Dadi Suryadi. Pebalap asal Sumedang itu terus menempel yang pemuncak klasemen sementara kejuaraan yang sudah masuk seri kedelapan itu. Terbukti catatan waktu yang dibukan sama yaitu 03:40:17.
Sementara itu, persaingan di etape lima sudah telihat sejak awal perlombaan. Setelah dilepas di Pantai Carocok, semua pebalap langsung menyusuri jalan Pesisir Selatan yang memiliki karekteristik datar. Rombongan pebalap juga langsung terpecah.
Beberapa pebalap bisa melepaskan diri dan terus meninggalkan rombongan dibelakangnya. Kondisi ini terjadi hingga balapan memasuki titik king of mountain (KOI) di Bukit Lampu. Setelah itu, pebalap dihadapkan turunan hingga Teluk Bayur.
Memasuki Kota Padang, lintasan datar menyambut semua pebalap. Begitu juga dengan cuaca panas. Bisa dipastikan akan menjadi tantangan tersendiri. Apalagi, pada etape-etape sebelumnya banyak pebalap terutama asing mengomentari panasnya cuaca di Indonesia.
Persaingan di etape lima ini terbilang ketat. Namun, banyak pula yang bermain aman guna menghadapi etape selanjutnya yang lebih berat. Mereka tetap berada dirombongan besar hingga masuk finis di Pantai Gondoriah yang merupakan andalan wisata Kota Pariaman.
Setelah menyelesaikan etape lima, pebalap yang sukses masuk finis akan melanjutkan balapan ke etape enam dari Padang Pariaman menuju Sawahlunto, Kamis (11/8) dengan jarak tempuh 151,1 km. (*)

 

Lihat hasil lengkapnya. Hasil Stage 5 TDS2016

Tags :